Langgur, Malukupost.com - Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Maluku Tenggara (Malra) turut menyukseskan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun 2019 dengan melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) kepada masyarakat.    Ketua PC IAI Malra, Ilona.O. Rahanra, S.Farm. Apt. MPH, mengatakan, GeMa CerMat adalah bentuk sosialisasi informasi kepada masyarakat untuk memperbaiki pola pikir terkait penggunaan obat yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara baik dan benar.
Langgur, Malukupost.com - Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Maluku Tenggara (Malra) turut menyukseskan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun 2019 dengan melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) kepada masyarakat.

Ketua PC IAI Malra, Ilona.O. Rahanra, S.Farm. Apt. MPH, mengatakan, GeMa CerMat adalah bentuk sosialisasi informasi kepada masyarakat untuk memperbaiki pola pikir terkait penggunaan obat yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara baik dan benar.

Langgur, Malukupost.com - Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Maluku Tenggara (Malra) turut menyukseskan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun 2019 dengan melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) kepada masyarakat.    Ketua PC IAI Malra, Ilona.O. Rahanra, S.Farm. Apt. MPH, mengatakan, GeMa CerMat adalah bentuk sosialisasi informasi kepada masyarakat untuk memperbaiki pola pikir terkait penggunaan obat yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara baik dan benar.
Ketua PC IAI Malra, Ilona.O. Rahanra
“Sosialisasi tentang GeMa CerMat dilakukan lewat dialog inter aktif di LPP RRI Tual, dengan narasumbernya Kadis Kesehatan Malra dan Wakil Ketua PC IAI Malra pada tanggal 30 Oktober 2019,” ujarnya di Langgur, Senin (11/10).

Rahanra katakan, pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang meliputi pemeriksaan gula, kolesterol, asam urat dan tes kadar karbon monoksida bertempat di kantor Dinkes setempat tanggal 7 November 2019.

“Dalam kegiatan PTM itu pula kami suguhkan minuman tradisional kunyit asam dan jus timun. Minuman tradisional ini bagi mereka yang terpapar kadar nikotin asap rokok ketika pemeriksaan kemarin,” ungkapnya.

Dijelaskan Rahanra, IAI Malra juga turut serta dalam kegiatan jalan santai yang digelar Dinkes Malra jelang HKN 2019, selain itu pihaknya telah melakukan penandatangan dukungan terhadap pembentukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka oleh Balai POM dalam rangka pembentukan SAKA POM yang digelar di Ambon pada tanggal 7 November 2019 lalu. Dalam waktu dekat akan beraudiens dengan Bupati Malra terkait pembentukan SAKA POM (tingkat SMA) di daerah itu.

“Jadi nanti ada tiga krida didalamnya dan masing-masing krida terdiri dari 10 orang dari tingkat SMA. Mereka akan dilatih untuk mengenal produk makanan dan minuman dari sisi kemasannya. Mereka juga diajarkan tentang teknik-teknik pemeriksaan sederhana dalam mengenali makanan itu asli atau palsu, rusak (expire),” bebernya.

Rahanra katakan, IAI Malra juga akan memberikan informasi khusus tentang obat yang akan dilaksanakan di salah satu Puskesmas di Malra.

“Sekitar tanggal 25 keatas, kami akan ada di Puskesmas Kolser tiap satu minggu sekali untuk memberikan informasi obat,” tukasnya.

Rahanra katakan, GeMa CerMat juga dapat meningkatkan kemandirian serta perubahan perilaku masyarakat memilih, mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat secara benar dan meningkatkan penggunaan obat secara rasional.

“Misalnya ada orang sakit kepala kemudian dia pergi beli obat Paramex. Kemudian orang tersebut dia juga panas (demam) dan dia beli Paracetamol untuk diminum. Padahal dalam kandungan obat Paramex itu sudah ada Paracetamol, ketika pasien tersebut mengkonsumsi paracetamol lagi maka dosisnya akan lebih. Untuk itulah kami IAI melakukan GeMa CerMat ini agar masyarakat bisa cerdas dalam menggunakan obat,” urainya.

Rahanra menandaskan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan organisasi-organisasi dan wadah-wadah lainnya untuk sosialisasi tentang pembelian obat yang diluar resep dokter.

“Sasaran kami untuk GeMa CerMat ini yakni di sekolah-sekolah, ibu-ibu PKK dan roganisasi-organisasi sosial kemasyarakatan lainnya. Kalau untuk anak sekolah tingkat TK, PAUD dan SD itu kami targetnya untuk para guru. Sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA kami langsung bersentuh dengan para siswanya,” tukasnya.

Rahanra menambahkan, sosialisasi ini sangat penting bagi anak-anak sekolah, mengingat anak-anak sekarang sudah mengenal berbagai macam obat.

“Nah lewat GeMa CerMat ini, kami ingin agar mereka cerdas dalam menggunakan obat, baik itu dari sisi keamanannya, namanya dan khasiatnya. Khususnya obat-obat kesehatan yang sudah mereka kenal setiap harinya,” pungkasnya.

(MP-15)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top