Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Ambon Urbanus Metintomwat  dan para pengurus lain menyerahkan bantuan  bahan makanan kepada pengungsi di Liang, Maluku Tengah. PMKRI sempat mengkritik Menkopolhukam yang menyebut pengungsi korban gempa sebagai beban pemerintah. (foto PMKRI)


Laporan Rudi Fofid-Ambon

Ambon, Malukupost.com - DPC PMKRI Cabang Ambon mengapresiasi sikap Menkopolhukam Wiranto yang akhirnya meminta maaf secara terbuka kepada para korban gempa bumi di Maluku.  Menurut PMKRI, sikap jentelmen seperti itu  sudah selayaknya ditunjukkan pejabat negara.

Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Ambon Urbanus Metintomwat dan  Anggota.Presidium Gerakan Kemasyarakatan Delvis Rettob kepada Media Online Maluku Post menyatakan, PMKRI sudah mendengar penjelasan Wiranto melalui video yang disiarkan media Jakarta. Sebab itu,  PMKRI merasa perlu memberi apresiasi.

Urbanus meminta para anggota PMKRI di Ambon tidak lagi membuat pernyataan di media sosial yang mencemooh Wiranto. 

“Pak Wiranto sudah minta maaf, jadi kiita maafkan. Tidak perlu lagi mengkritik di media sosiall,” ujar Urbanus.

Di tempat yang sama, Rettob menyatakan,  ucapan Wiranto yang menyebut pengungsi sebagai beban pemerintah, memang tidak tepat momentum sehingga menuai kritik. Akan tetapi Wiranto sudah sudah meminta maaf, jadi PMKRI menghargai dan memberi maaf.

Sebagaimana diberitakan media ini, PMKRI menyebut Wiranto lancang dan tidak santun, akibat menggunakan kata beban dalam pernyataannya. (Maluku Post)





0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top