Ambon, Malukupost.com - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku masih memproses penambahan tenda untuk menampung pengungsi maupun korban gempa untuk mengantisipasi adanya permintaan tenda dari masyarakat maupun Rumah Sakit.    Kepala Dinsos Provinsi Maluku, Sartono Pining mengatakan, proses penambahan tenda dilakukan karena stok tenda yang ada di instansinya sudah kosong (habis).
Tempat pengungsian di belakang SMA Negeri 9 Leihitu, Talaga Kodok,
Kecamatan Leihitu, Kabupaten Malteng
Ambon, Malukupost.com - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku masih memproses penambahan tenda untuk menampung pengungsi maupun korban gempa untuk mengantisipasi adanya permintaan tenda dari masyarakat maupun Rumah Sakit.

Kepala Dinsos Provinsi Maluku, Sartono Pining mengatakan, proses penambahan tenda dilakukan karena stok tenda yang ada di instansinya sudah kosong (habis).

“Tadi ada permintaan Direktur RSUD M Haulussy, Rita Taihittu, untuk penambahan tenda. Untuk itu, tadi kita sudah proses penambahan tenda yang didistribusikan dari Makassar,”ujarnya saat mendampingi Ketua PKK Maluku, Widya Murad Ismail, Wakil Ketua PKK Maluku, Betrix Orno, bersama organisasi perempuan menyerahkan bantuan kepada korban gempa di RSUD Haulussy Ambon, Sabtu (28/09).

Dijelaskan Sartono, dengan adanya penambahan tenda ini bisa menekan atau mengurangi permintaan dan keinginan dari masyarakat. Selanjutnya dari hasil koordinasi dengan BMKG, Gempa yang terjadi secara perlahan mengalami penurunan.
Olehnya itu, yang perlu dilakukan saat ini adalah memberikan penguatan kepada masyarakat.

“Kita memahami ini merupakan situasi psikologi masyarakat, untuk itu kita perlu memberikan penguatan, agar masyarakat tidak terlalu panik, mengingat kondisi saat ini sudah berangsur aman,” ungkapnya.

Sartono juga meminta dukungan media massa, memberikan informasi yang benar, guna menghindari informasi Hoax, yang membuat masyarakat menjadi panik. (MP-7)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top