Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Kota Tual pada Agustus 2019 mengalami inflasi 0,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 158,88.    "Inflasi Kota Tual terjadi karena adanya kenaikan IHK pada lima kelompok pengeluaran, yakni tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,19 persen, diikuti kelompok kesehatan 0,81 persen," kata Kepala BPS Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (2/9).
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Kota Tual pada Agustus 2019 mengalami inflasi 0,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 158,88.

"Inflasi Kota Tual terjadi karena adanya kenaikan IHK pada lima kelompok pengeluaran, yakni tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,19 persen, diikuti kelompok kesehatan 0,81 persen," kata Kepala BPS Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (2/9).

Selain itu kelompok sandang sebesar 0,23 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,11 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,04 persen.

Dia mengatakan 10 komunitas yang dominan memicu inflasi di Kota Tual yakni ikan cakalang sisik, ikan kembung, ikan baronang, ikan layang, mumar, ikan kakap putih, ikan selar, cabai rawit, ketela pohon, ikan bubara, dan ketela rambat.

"Pada Agustus 2019 dari 82 kota IHK di Indonesia, IHK Kota Tual menduduki peringkat satu, inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 19, inflasi tahun kalender Kota Tual menduduki peringkat 43, dan inflasi tahun ke tahun Kota Tual menduduki peringkat sembilan," ujarnya.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kudus, dengan IHK sebesar 144,56, inflasi terendah terjadi di Pare-pare, Kota Madiun, dan Kota Tasikmalaya dengan IHK masing-masing 132,02, 134,52, dan 134,58.

Deflasi tertinggi terjadi Kota Bau-bau sebesar 2,10 persen, dengan IHK sebesar 136,38, deflasi terendah terjadi di Kota Tegal, dan Kota Palopo dengan IHK masing-masing 134,22, dan 136,35.

Komoditas yang dominan menyumbang inflasi Kota Tual adalah ikan cakalang/sisik, ikan kembung, ikan baronang, ikan layang mumar, ikan kakap putih, ikan selar, cabai rawit ketela pohon, ikan bubara dan ketela rambat.

Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi Kota Tual adalah ikan teri, bayam, angkutan udara, kangkung, embal gepe, bawang putih, sawi hijau, sagu, lengkuas, dan bawang merah. (MP-3)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top