Langgur, Malukupost.com - Setelah memimpin kegiatan kerja bhakti sosial di lokasi pembangunan Gereja Katolik di ohoi (desa) Kolser beberapa waktu lalu, kini kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Bupati Maluku Tenggara (Malra) di lokasi pembangunan Masjid Sa’Adiah ohoi Mastur, kecamatan Kei Kecil Timur, Sabtu (28/9).    Informasi yang berhasil dihimpun Malukupost.com, kerja bhakti tersebut dihadiri pula para pimpinan SKPD, Kasdim 1503 Malra, Satpol PP Malra dan warga masyarakat ohoi setempat.
Langgur, Malukupost.com - Setelah memimpin kegiatan kerja bhakti sosial di lokasi pembangunan Gereja Katolik di ohoi (desa) Kolser beberapa waktu lalu, kini kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Bupati Maluku Tenggara (Malra) di lokasi pembangunan Masjid Sa’Adiah ohoi Mastur, kecamatan Kei Kecil Timur, Sabtu (28/9).

Informasi yang berhasil dihimpun Malukupost.com, kerja bhakti tersebut dihadiri pula para pimpinan SKPD, Kasdim 1503 Malra, Satpol PP Malra dan warga masyarakat ohoi setempat.

Langgur, Malukupost.com - Setelah memimpin kegiatan kerja bhakti sosial di lokasi pembangunan Gereja Katolik di ohoi (desa) Kolser beberapa waktu lalu, kini kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Bupati Maluku Tenggara (Malra) di lokasi pembangunan Masjid Sa’Adiah ohoi Mastur, kecamatan Kei Kecil Timur, Sabtu (28/9).    Informasi yang berhasil dihimpun Malukupost.com, kerja bhakti tersebut dihadiri pula para pimpinan SKPD, Kasdim 1503 Malra, Satpol PP Malra dan warga masyarakat ohoi setempat.
Bupati Malra, M. Thaher Hanubun mengatakan, kerja bakti sosial yang dilaksanakan itu merupakan implementasi dari budaya (tradisi) leluhur Kei yakni budaya Maren (gotong royong).

“Budaya maren adalah warisan para leluhur Kei (evav) yang harus terus dilestarikan. Walaupun beda suku, agama dan ras namun dengan Maren bukanlah hambatan dalam melaksanakan pekerjaan,” ujarnya.

Menurut Hanubun, bhakti sosial yang dilakukan pemda Malra itu sekaligus mempererat hubungan silaturahmi pemerintah dengan masyarakat yang terus terbina dengan baik dari waktu ke waktu.

“Kerja bhakti ini adalah wujud dari sebuah kebersamaan dan dedikasi pemda kepada masyarakat, agar dengan semangat Maren ini kita bersama mendukung program dan kegiatan lainnya,” katanya.

“Selain itu, bhakti sosial ini adalah amal yang baik kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena sebagai wakil Tuhan di dunia, maka pemerintah wajib memberikan teladan kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya menambahkan. (MP-15)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top