Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra), M Thaher Hanubun menyatakan, kabupaten yang dipimpinnya pernah melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik nasional maupun internasional.    “Kabupaten Malra pernah melahirkan atlit bagi Indonesia, yang berprestasi di tingkat nasional maupun nasional, yakni Agustinus Ngamel sebagai atlet lari, yang pernah menjadi manusia tercepat Asia Tenggara,” ungkapnya saat membuka pelaksanaan lomba Gala Desa tingkat Kabupaten Malra tahun 2019.
Peserta Lomba Gala Desa Tingkat Kabupaten Malra tahun 2019
Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra), M Thaher Hanubun menyatakan, kabupaten yang dipimpinnya pernah melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik nasional maupun internasional.

“Kabupaten Malra pernah melahirkan atlit bagi Indonesia, yang berprestasi di tingkat nasional maupun nasional, yakni Agustinus Ngamel sebagai atlet lari, yang pernah menjadi manusia tercepat Asia Tenggara,” ungkapnya saat membuka pelaksanaan lomba Gala Desa tingkat Kabupaten Malra tahun 2019, Sabtu (14/9).

Diakui Hanubun, dengan keterbatasan sarana dan prasarana namun lewat Gala Desa ini semoga nantinya kabupaten Malra dapat berprestasi di olahraga nasional dan internasional.

Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra), M Thaher Hanubun menyatakan, kabupaten yang dipimpinnya pernah melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik nasional maupun internasional.    “Kabupaten Malra pernah melahirkan atlit bagi Indonesia, yang berprestasi di tingkat nasional maupun nasional, yakni Agustinus Ngamel sebagai atlet lari, yang pernah menjadi manusia tercepat Asia Tenggara,” ungkapnya saat membuka pelaksanaan lomba Gala Desa tingkat Kabupaten Malra tahun 2019.
Bupati Malra, M Thaher Hanubun
“Kami di sini memang jauh dari pandangan Jakarta tetapi kami punya prestasi. Kami punya siswa-siswi yang ikut gala desa ini, insya Allah satu saat akan menjadi “Agus Ngamel” berikutnya sebagai manusia tercepat di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Pada kesempatan itu juga Bupati Hanubun sangat menyesalkan ketidakhadiran para kepada ohoi (desa) atau pejabat kepala ohoi dalam acara pembukaan gala desa tersebut.

“Dalam devile tadi saya melihat hanya ada beberapa orang kepala ohoi maupun pejabat kepala ohoi saja yang ikut, banyak yang tidak ikut. Mereka yang tidak hadir ni sangat diragukan. Kepada para peserta, para guru dan official yang kepala ohoi atau pejabat kepala ohoinya tidak hadir, kalau kembali nanti tolong sampaikan salam hormat dari bupati kepada mereka,” katanya.

Bupati Hanubun juga mengingatkan para peserta lomba agar tetap menjaga semangat fairplay. Dan kepada para wasit agar dapat melaksanakan tugasnya dengan benar, jangan karena ohoinya juga ikut lomba maka berpihak kepada ohoinya.

“Wasit itu harus jujur dan independen dalam melakukan penilaian. Jika ada wasit yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik dan profesional maka kedepannya nanti tidak akan dipilih lagi menjadi wasit di Gala Desa,” pungkasnya. (MP-15)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top