Langgur, Malukupost.com - Pembangunan infrastruktur di wilayah Kei Besar sejak awal sudah menjadi target dan prioritas Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dibawah kepemimpinan Bupati M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin.    “Yang pertama perencanaan untuk Kei Besar. Saya sudah bilang dari awal bahwa konsentrasi untuk sarana umum dan pembangunan fisik kita prioritaskan kepada Kei Besar,” ujar Bupati Malra, M Thaher Hanubun, di Langgur, Senin (30/9).
Langgur, Malukupost.com - Pembangunan infrastruktur di wilayah Kei Besar sejak awal sudah menjadi target dan prioritas Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dibawah kepemimpinan Bupati M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin.

“Yang pertama perencanaan untuk Kei Besar. Saya sudah bilang dari awal bahwa konsentrasi untuk sarana umum dan pembangunan fisik kita prioritaskan kepada Kei Besar,” ujar Bupati Malra, M Thaher Hanubun, di Langgur, Senin (30/9).

Hanubun katakan, pembangunan infrastruktur di wilayah Kei Besar yang sementara dilakukan instansi teknis ini bertujuan untuk menjawab persoalan-persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah tersebut.

“Untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kei Besar Selatan sudah jalan, sedangkan Kei Besar di wilayah Bombai dan Ad juga sudah mulai jalan. Kemudian jalan Elat-Yamtel selama ini saya memperhatikan banyak terjadi kecelakaan, sehingga pembangunan jalan di Elat-Yamtel ini juga sementara dipercepat penyelesaiannya,” ungkapnya.

Menurut Bupati Hanubun, yang menjadi sasaran pekerjaan jalan tersebut yakni ruas jalan dari Elat menuju Wetuar hingga ke Tamangil. Selain itu, ruas jalan di Kei Besar Utara Barat yakni Bombai-Mun, serta wilayah Kei Besar Utara Timur, dan Kei Besar Selatan yakni Elat-Weduar.

“Memang anggaran sangat terbatas tetapi saya harap jangan berputus asa. Kita berharap semoga anggaran dari pusat banyak mengalir ke Malra khususnya untuk Kei Besar. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa bikin lagi jalan sampai ke Waur dan lain-lain yang belum. Ini akan diprogramkan kesana,” katanya.

Hanubun menandaskan, ruas jalan di wilayah Kei Besar Utara Timur statusnya adalah jalan provnisi, namun Pemda melalui dinas teknis telah mengusulkan untuk peningkatan statusnya menjadi jalan nasional.

“Kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak provinsi maupun pusat terkait hal itu, semoga ada kebijakan-kebijakan dari mereka. Yang penting niat baik sudah kita lakukan,” tandasnya.

Bupati Hanubun juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Malra khususnya di wilayah Kei Besar dapat membantu pemda terkait dengan masalah lahan.

“Saya minta kepada masyarakat agar jangan menghalangi proses pembangunan jalan di wilayah Kei Besar ini. Kalau ada lahan masyarakat yang terpakai harap dibicarakan baik-baik, jangan pasang sasi atau apapun yang menghambat proses ini. Karena kalau ada yang menghambat pembangunan khususnya jalan di wilayah Kei Besar ini maka kita akan ketinggalan,” tegasnya. (MP-15)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top