Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku mencatat, neraca perdagangan luar negeri provinsi itu pada April 2019 mengalami defisit sebesar 32,62 juta dolar Amerika Serikat.    "Pada April 2019 Maluku melakukan kegiatan ekspor dengan nilai mencapai 1,25 juta dolar Amerika Serikat dan nilai impor pada April 2019 sebesar 33,87 juta dolar Amerika Serikat," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Jumat (14/6).
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku mencatat, neraca perdagangan luar negeri provinsi itu pada April 2019 mengalami defisit sebesar 32,62 juta dolar Amerika Serikat.

"Pada April 2019 Maluku melakukan kegiatan ekspor dengan nilai mencapai 1,25 juta dolar Amerika Serikat dan nilai impor pada April 2019 sebesar 33,87 juta dolar Amerika Serikat," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Jumat (14/6).

Hal itu dapat diartikan neraca perdagangan luar negeri Maluku mengalami defisit sebesar 32,62 juta dolar Amerika Serikat.

Dumangar mengatakan, sepanjang 2018 provinsi ini selalu mengalami defisit dikarenakan tingginya impor barang dari luar negeri yang didominasi dari sektor migas.

Di sisi lain, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri.

Tercatat ekspor migas Maluku selama Januari sampai dengan Desember 2018 hanya sebesar 40,70 juta dolar Amerika Serikat, sedangkan impor migas dari luar negeri mencapai 478,55 juta dolar Amerika Serikat.

Pada Januari-April 2019 impor migas sebesar 66,03 juta dolar Amerika Serikat, non migas sebesar 6,87 juta dolar Amerika Serikat.

Dumangar mengatakan neraca volume perdagangan luar negeri Maluku pada Januari sampai April 2019 juga mengalami defisit sebesar 115,94 ribu ton.

Hal itu disebabkan besarnya volume impor Maluku (116,36 ribu ton) dibandingkan ekspor sebesar 0,42 ribu ton. (MP-2)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top