Ambon, Malukupost.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ambon kembali melayani proses pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e), setelah sebelumnya tertunda karena terkendala stok tinta.    "Hari ini masyarakat dapat melakukan pengurusan KTP-e, karena stok tinta sudah tersedia, setelah sebelumnya kosong," Kepala Dispendukcapil Ambon, Marsella Haurissa, Senin (6/5).    Ia mengatakan sejak pekan lalu tidak melayani pencetakan KTP-e karena tinta khusus yang digunakan habis dan dalam proses pengiriman dari Jakarta.
Ambon, Malukupost.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ambon kembali melayani proses pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e), setelah sebelumnya tertunda karena terkendala stok tinta.

"Hari ini masyarakat dapat melakukan pengurusan KTP-e, karena stok tinta sudah tersedia, setelah sebelumnya kosong," Kepala Dispendukcapil Ambon, Marsella Haurissa, Senin (6/5).

Ia mengatakan sejak pekan lalu tidak melayani pencetakan KTP-e karena tinta khusus yang digunakan habis dan dalam proses pengiriman dari Jakarta.

"Pelayanan KTP-e kembali dilakukan setelah proses pengiriman tinta tiba di Ambon, " katanya.

Dijelaskannya, selama kekosongan stok tinta pihaknya mengeluarkan KTP sementara kepada masyarakat yang memerlukan identitas diri.

Pelayanan KTP-e tidak dilayani di kantor Disdukcapil, tetapi untuk layanan mobil keliling tetap dilaksanakan oleh petugas di lapangan.

"Kami tidak dilayani pencetakan KTP-e di kantor, tetapi pelayanan berlaku untuk sistem jemput bola menggunakan mobil keliling ke lima kecamatan," ujarnya.

Pelayanan dengan mobil keliling, kata Marsella, KTP-e tetap dicetak karena tinta yang digunakan berbeda dengan tinta yang di dinas tapi kualitasnya tetap sama.

"Pencetakan yang di mobil keliling kita menggunakan tinta untuk KIA dan tetap pakai untuk KTP-e tapi tinta tersebut hanya sedikit dan tidak maksimal seperti yang ada di kantor," katanya.

Ia berharap, setelah stok tinta diterima masyarakat dapat kembali melakukan pelayanan KTP-e di Dispendukcapil, mengingat kartu identitas diperlukan oleh masyarakat dalam melakukan berbagai pengurusan.

"Layanan di dinas kembali normal. Kita berharap masyarakat dapat melakukan berbagai pengurusan bukan hanya KTP-e, tetapi dokumen kependudukan lainnya," kata Marsella. (MP-3)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top