Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra) M Thaher Hanubun memastikan bantuan bagi korban bencana terjangan angin puting beliung dan longsor di Ohoi (Desa) Ohoirenan Kecamatan Kei Besar Selatan tepat sasaran.    Hal itu disampaikan Thaher setelah dia bersama instansi teknis BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perumahan meninjau langsung kawasan Ohoi Ohoirenen yang tertimpa bencana, Senin (6/5).
Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra) M Thaher Hanubun memastikan bantuan bagi korban bencana terjangan angin puting beliung dan longsor di Ohoi (Desa) Ohoirenan Kecamatan Kei Besar Selatan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Thaher setelah dia bersama instansi teknis BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perumahan meninjau langsung kawasan Ohoi Ohoirenen yang tertimpa bencana, Senin (6/5).

Bupati beserta rombongan tiba di Ohoi Ohoirenan sekitar pukul 13.30 WIT dan langsung menyambangi rumah-rumah warga yang tertimpa bencana di wilayah tersebut, sekaligus melakukan pertemuan bersama aparatur Ohoi serta tokoh agama dan warga korban bencana.

Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra) M Thaher Hanubun memastikan bantuan bagi korban bencana terjangan angin puting beliung dan longsor di Ohoi (Desa) Ohoirenan Kecamatan Kei Besar Selatan tepat sasaran.    Hal itu disampaikan Thaher setelah dia bersama instansi teknis BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perumahan meninjau langsung kawasan Ohoi Ohoirenen yang tertimpa bencana, Senin (6/5).
Dalam pertemuan di Kediaman pejabat Ohoi Ohoirenan itu terungkap sebanyak 28 rumah warga mengalami kerusakan ringan maupun berat akibat angin puting beliung, dan dua rumah rusak akibat longsor.

"Minggu dini hari sekitar jam 02.00 WIT malam melalui HP saya mendapatkan pesan bahwa ada bencana angin puting beliung di Ohoi Ohoirenan, dan memutuskan datang untuk melihat dari dekat," kata dia.

Senin pagi harinya, bupati  menghubungi kepala dinas terkait baik BPBD, Dinas Perumahan, dan Dinas Sosial untuk bersama dirinya datang ke daerah kejadian bencana tersebut.

"Datang langsung ke Ohoi Ohoirenan, artinya saya tidak mau dengar cerita, saya mau lihat langsung akibat dari bencana itu sendiri dan apa yang dialami oleh masyarakat, dan kita harus langsung ambil tindakan, kira-kira apa yang harus kita lakukan," katanya.

Dinas terkait diminta untuk menanggulangi korban bencana, dalam waktu paling lama satu minggu, ujar dia.

Bantuan bagi korban bencana berasal dari anggaran daerah ataupun  Negara yang harus dibelanjakan dalam keadaan darurat bagi para korban.

"Yang jelas saya tuntut dari Kepala Dinas terkait atau orang yang ditugaskan harus melayani korban bencana tepat waktu dan maksimal, dan waktu saya berikan satu minggu dimana korban yang terkena bencana sudah mendapat realisasi bantuan oleh instansi teknis." katanya.

Sementara itu, Pendeta Vemy Wattimury tokoh agama di Ohoi Ohoirenan mengungkapkan, kronologi bencana terjadi pada hari minggu 5 Mei sekitar pukul 15.15 WIT.

Tiupan angin puting beliung menghantam rumah warga di pesisir pantai Ohoi ini sehingga mengakibatkan kerusakan yang pada umumnya pada atap rumah yang terbuat dari asbes, selain itu ada juga rumah warga   longsor sehari sebelumnya akibat hujan deras.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana yang datang tiba-tiba tersebut, hanya harta benda milik warga yang menjadi korban, tutup Vemy. (MP-5)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top