Ambon, Malukupost.com - Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Maluku pada triwulan IV-2018 sebesar 116,31, artinya terjadi peningkatan kondisi ekonomi pada triwulan IV-2018 dengan tingkat optimisme yang meningkat dibandingkan dengan kondisi triwulan III-2018 (indeks sebesar 111,82).    "Perkiraan ekonomi konsumen triwulan I-2019 sebesar 103,40, ini berarti kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan mengalami peningkatan pada triwulan I-2019 dengan tingkat optimisme yang melambat," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Rabu (6/2).
Ambon, Malukupost.com - Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Maluku pada triwulan IV-2018 sebesar 116,31, artinya terjadi peningkatan kondisi ekonomi pada triwulan IV-2018 dengan tingkat optimisme yang meningkat dibandingkan dengan kondisi triwulan III-2018 (indeks sebesar 111,82).

"Perkiraan ekonomi konsumen triwulan I-2019 sebesar 103,40, ini berarti kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan mengalami peningkatan pada triwulan I-2019 dengan tingkat optimisme yang melambat," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Rabu (6/2).

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Maluku pada triwulan IV-2018 sebesar 116,31, lanjutnya, artinya kondisi ekonomi konsumen mengalami peningkatan dengan tingkat optimisme yang juga meningkat dibanding triwulan sebelumnya.

Peningkatan kondisi ekonomi konsumen ini didorong oleh meningkatnya pendapatan rumah tangga (nilai indeks 115,45) serta meningkatnya inflasi dengan konsumsi makanan sehari-hari (nilai indeksnya 116,27) yang tidak mempengaruhi meningkatnya konsumen rumah tangga terhadap makanan dan non makanan (nilai indeksnya 118,43).

Dumangar mengatakan, nilai ITK secara nasional pada triwulan IV-2018 mencapai 110,54, jika dilihat menurut provinsi di wilayah Sulampua (Sulawesi,Maluku, Maluku Utara dan Papua), dapat diketahui bahwa sebanyak sembilan provinsi di Sulampua memiliki nilai indeks diatas 100 dan hanya satu provinsi yang memiliki kondisi ekonomi yang membaik pada triwulan IV-2018.

Provinsi dengan ITK yang paling tinggi untuk wilayah ini terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dengan nilai ITK 120,96 dan terendah di Provinsi Sulawesi Tengah yakni sebesar 98,44.

"ITK adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui survei tendensi konsumen (STK)," ujarnya.

ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang. Perkiraan pada triwulan mendatang tersebut dilakukan oleh responden/konsumen dengan cara mengisi kuesioner survei tendensi konsumen yang disediakan oleh BPS. (MP-5)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top