Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun mengingatkan pentingnya keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat menjelang Pemilu Legislatif maupun Presiden tahun 2019.    "Keamanan, kedamaian, dan kesatuan perlu kita jaga jelang pelaksanaan Pemilu mendatang, terutama di daerah ini," ujarnya pada penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Prov Maluku, dan DPRD Malra tahun 2019, di Langgur, Senin (4/2) malam.
Langgur, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun mengingatkan pentingnya keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat menjelang Pemilu Legislatif maupun Presiden tahun 2019.

"Keamanan, kedamaian, dan kesatuan perlu kita jaga jelang pelaksanaan Pemilu mendatang, terutama di daerah ini," ujarnya pada penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Prov Maluku, dan DPRD Malra tahun 2019, di Langgur, Senin (4/2) malam.

Thaher menyatakan perbedaan pilihan merupakan aset untuk memperkaya pikiran-pikiran yang baik ke depan.

Ia mencontohkan Pilkada tahun 2018, dimana setelah usai maka Bupati dan Wakil Bupati di daerah ini bekerja untuk kesejahteraan semua masyarakat, bukan hanya untuk kelompok tertentu.

"Jadi masyarakat diharapkan dapat membantu pihak keamanan baik Kepolisian maupun TNI di wilayah masing-masing," katanya.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, kata Thaher, banyak keributan terjadi akibat adanya pesta dan konsumsi alkohol.

"Karena itu, setiap pesta perlu ada ijin. Kalau tidak ada, Kepala Ohoi punya hak untuk mencegat, dan kalau ada ijin maka pihak kepolisian mempunyai kewajiban untuk keamanan," katanya.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan baik, sesuai hati nurani.

Khusus pemilihan anggota DPRD Malra, masyarakat dapat memilih yang mereka nilai benar-benar dapat mewakili dan memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk pembangunan daerah ini ke depan.

Hindari Miras

Dalam sambutannya, Wakapolres Malra Kompol Deni Ubro menyampaikan gangguan kamtibmas di daerah ini sering diakibatkan konsumsi minuman keras (Miras), terutama di kalangan milenial saat ini.

"Karena itu kita semua harus menghindari Miras," katanya tegas.

Wakapolres menyatakan gangguan kamtibmas juga dapat terjadi akibat pemanfaatan media sosial baik facebook atau yang lain, sehingga pengguna harus bijak memanfaatkannya.

"Jelang Pemilu 2019, kami pihak Kepolisian dibantu TNI sigap untuk menjaga kamtibmas, dan kamtibmas ini menjadi tanggung jawab bersama," kata Deni menandaskan.

Sementara itu, Kasdim 1503 Maluku Tenggara, Udin Rasidi menyampaikan, kondisi keamanan diyakini terutama di daerah ini dapat terjaga jika masyarakat Kei menjalankan falsafah hidup adat "Ain Ni Ain".

Falsafah hidup masyarakat Kei yang kuat ini sejalan dengan Pancasila, maka perlu terus dipegang teguh.

"Masyarakat jangan terpengaruh dengan kegiatan yang tidak jelas yang dapat mengganggu kamtibmas, karena tentu akan berhadapan dengan aparat keamanan," katanya. (MP-4)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top