Langgur, Malukupost.com - Yayasan Siwalima menggelar workshop dan launching dalam rangka HUT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Siwalima Santo Yosep Langgur ke-50 tanggal 7 Januari 2020 mendatang, Senin (7/1).    Wakil Bupati Maluku Tenggara, Petrus Beruatwarin dalam sambutannya mengajak, keluarga besar SMK Siwalima Santo Yosep Langgur untuk sekiranya dapat mendesain kembali kerjasama yang pernah dirintis oleh pemerintah kabupaten Malra dengan SMK Siwalima Langgur terkait pengelolaan Enbal menjadi tepung Moka sebagai tindak lanjut atas studi banding yang pernah dilaksanakan bersama di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.
Langgur, Malukupost.com - Yayasan Siwalima menggelar workshop dan launching dalam rangka HUT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Siwalima Santo Yosep Langgur ke-50 tanggal 7 Januari 2020 mendatang, Senin (7/1).

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Petrus Beruatwarin dalam sambutannya mengajak, keluarga besar SMK Siwalima Santo Yosep Langgur untuk sekiranya dapat mendesain kembali kerjasama yang pernah dirintis oleh pemerintah kabupaten Malra dengan SMK Siwalima Langgur terkait pengelolaan Enbal menjadi tepung Moka sebagai tindak lanjut atas studi banding yang pernah dilaksanakan bersama di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.

Langgur, Malukupost.com - Yayasan Siwalima menggelar workshop dan launching dalam rangka HUT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Siwalima Santo Yosep Langgur ke-50 tanggal 7 Januari 2020 mendatang, Senin (7/1).    Wakil Bupati Maluku Tenggara, Petrus Beruatwarin dalam sambutannya mengajak, keluarga besar SMK Siwalima Santo Yosep Langgur untuk sekiranya dapat mendesain kembali kerjasama yang pernah dirintis oleh pemerintah kabupaten Malra dengan SMK Siwalima Langgur terkait pengelolaan Enbal menjadi tepung Moka sebagai tindak lanjut atas studi banding yang pernah dilaksanakan bersama di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.
Menurut Beruatwarin, di masa jayanya SMK Siwalima Langgur, PT Dirgantara Indonesia yang dulunya bernama PT. Nurtanio pernah memanfaatkan lulusan SMK Siwalima untuk pengembangan pesawat terbang Indonesia dan sederet prestasi lainnya di kancah nasional dan Maluku.

“Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi mengeluarkan berbagai kebijakan, menjawab kondisi objektif yang dihadapi generasi milenial saat ini, yakni Revolusi Industri 4.0 (keempat/four poin 0),” katanya.

“Ini adalah Rule Mode yang harus disadari dan diikuti oleh yayasan pendidikan lainnya di Malra. Inilah nilai tambah yang ditampilkan oleh Yayasan Siwalima dan SMK Santo Yosep Langgur,” katanya menambahkan.

Dijelaskan Beruatwarin, kabupaten Maluku Tenggara sebagai daerah kepulauan atau termasuk daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) fokus ke sektor perikanan dan sektor pariwisata, sebagai leading sektor pembangunan daerah yang tentu secara sinergitas didukung oleh sektor lainnya yakni pendidikan, perhubungan, ke-Puan, pertanian, jasa dan lain-lain.

“Saya berharap, pelaksanaan kegiatan akan memberi dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru mata pelajaran Matematika tingkat SD, sehingga kedepan nanti kita bisa bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain kegiatan launching ke-50 HUT SMK Siwalima pada tahun 2020 nanti, dilaksanakan pula workshop bagi guru-guru mata pelajaran Matematika pada tingkat sekolah dasar se-kabupaten Malra dan Kota Tual. (MP-15)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Malukupost.com © 2015. All Rights Reserved.
Top